Terapi Pemaafan? Memang bisa ya? Beberapa orang barangkali berpikir demikian. Mengapa? Karena memang memaafkan bukan hal yang mudah, tetapi bisa dilakukan. Kali ini Hipnoterapi jogja akan membahas tentang terapi memaafkan ini. Monggo bisa disimak artikelnya.

Momen lebaran, sering dimanfaatkan sebagai saat untuk saling meminta maaf satu orang dengan orang yang lain. Banyak orang menyatakan dalam kalimat sederhana “Sekarang kosong-kosong yaa ( skor 0-0 )”. Benarkah demikian?

Sebelumnya mari kita cermati dulu kata-kata di atas, yang dibahas di atas adalah saling “meminta maaf”. Apakah “meminta maaf” bisa disama artikan dengan “memaafkan”? Jawabannya adalah belum tentu. Orang bisa saja meminta maaf tapi orang tersebut belum tentu bisa memaafkan. Jadi seharusnya kalimat lengkapnya yaitu, saat lebaran adalah momen untuk saling “memaafkan – meminta maaf”.

Kenapa seolah-olah ‘derajat’ memaafkan ini lebih tinggi daripada meminta maaf? Bukankah keduanya sama-sama menundukkan ego masing-masing? Begini penjelasan mudahnya, menjadi lebih mudah bagi kita untuk meminta maaf saat kita sudah memaafkan terlebih dahulu.

Pada dasarnya, saat terjadi kesalahan, bukankah sejatinya penyebabnya adalah adanya interaksi diantara dua hal? Entah diri kita dengan orang lain atau diri kita dengan diri kita sendiri (menyalahkan diri atas tindakan yang dilakukan di masa lampau). Interaksi berarti saling. Saling berarti masing-masing pihak berperan dalam memunculkan ‘penyebab’ terjadinya kesalahan.

Maka saat orang sudah memaafkan, berarti dia sudah melakukan sebuah proses yang disebut ‘kesadaran’. Kesadaran untuk mau meletakkan sebuah tanggung jawab pada dirinya sendiri bahwa dirinya secara langsung atau tidak langsung sebenarnya terlibat dalam permasalahan tersebut.

Bagaimana? Bingung dengan uraian di atas? Kami saja yang menulis juga bingung kok…hehehehe… anggaplah itu untuk memantik bagaimana kita melogiskan sebuah istilah.

Baiklah, di bawah ini Hipnoterapi Jogja akan sampaikan beberapa tips yang akan memudahkan Anda untuk melakukan proses pemaafan/ memaafkan/ forgiveness dengan jauh lebih mudah.

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menyadari bahwa dibalik perilaku seseorang selalu tersimpan sebuah niatan positif. Maksudnya, kita tidak bisa menilai seseorang hanya dari apa perilaku nyata yang dimunculkannya. Misalnya saja begini, ada orang yang menghina kita sampai kita malu. Apa kira-kira tujuan positifnya? Bisa jadi dia ingin eksis, bisa jadi dia sengaja untuk melatih mental kita, bisa jadi karena dia ingin lebih mengekspresikan diri, dll. Niatnya selalu benar, hanya caranya saja yang kurang tepat. Dalam hal ini, kalimat singkatnya adalah pisahkan antara seseorang dengan perilakunya.

Hal kedua, saat Anda masih merasa keberatan untuk melakukan proses memaafkan, baca, resapi dan ingat beberapa kalimat di bawah ini :

  • Memaafkan tidak berarti melupakan apa yang terjadi
  • Memaafkan tidak mengharuskan Anda memberitahu orang lain
  • Memaafkan adalah untuk diri Anda dan bukan untuk orang yang menyakiti Anda
  • Memaafkan bukan berarti Anda suka pada apa yang terjadi
  • Memaafkan tidak berarti Anda mengabaikan apa yang terjadi
  • Memaafkan tidak berarti Anda suka pada orang yang menyakiti Anda
  • Memaafkan tidak berarti membiarkan orang yang pernah menyakiti Anda kembali lagi pada kehidupan Anda
  • Memaafkan berarti Anda bebas dari rasa marah, bebas dari rasa dendam dan bahkan Anda bisa jadi menjadi kasihan pada orang yang menyakiti Anda
  • Memaafkan berarti Anda sembuh, sekarang
  • Keputusan yang kita buat di masa lalu adalah KEPUTUSAN TERBAIK, yang bisa kita buat dengan SUMBER DAYA di masa tersebut
  • Masa lalu sudah berlalu, tak mungkin terulang. Masa depan adalah sebuah misteri yang tak terungkap, maka jadikan pengalaman di masa lalu sebagai SUMBER DAYA BARU untuk menjalani MASA SEKARANG sehingga kita boleh berharap keberadaan MASA DEPAN yang lebih baik.

Hal ketiga, proses memaafkan tidak harus bertemu secara fisik dengan yang bersangkutan. Dalam hal ini , kita bisa gunakan imajinasi dalam pikiran kita untuk melakukan proses tersebut. Lho? Bagaimana bisa? Begini, pada dasarnya rumus yang berlaku yaitu KEJADIAN = NETRAL. Saat kita marah, emosi, maka rumusnya menjadi KEJADIAN + EMOSI YANG MELEKAT = RESPON EMOSIONAL. Letak emosi itu dalam pikiran, maka saat kita bisa mengkondisikannya, menjadi lebih mudahlah kita untuk me-netral-kan rasa apapun yang kita rasakan. Jadi saat kita marah dengan seseorang, me-netral-kan = me-maaf-kan. Cara teknis-nya? mari kita simak (contoh untuk teknik memaafkan orang lain)

  • Hadirkan beliau yang membuat kita marah dalam imajinasi kita (boleh duduk atau berdiri), posisikan beliau di depan kita
  • Imajinasikan sosok beliau yang ada didepan kita ini sebagai orang yang akan mengikuti perintah kita. Misalnya saja, beliau kita imajinasikan duduk dengan muka menunduk, tidak akan membalas apapun perlakuan kita, tidak akan berbicara kecuali kalau kita izinkan, dll
  • Ungkapkan seluruh kekesalan yang kita rasakan terhadap beliau imajiner ini. Sampaikan semuanya sampai tuntas. Diijinkan kalau kita ingin melakukan tindakan fisik (memukul, menendang, dan sebagainya—gapapa kaaaan? kan posisinya dalam imajinasi, yang penting kita menjadi lebih lega)
  • Setelah selesai dan kita merasa sudah cukup lega, lihat dan dengarkan bahwa beliau imajiner ini mulai berani menatap kita dan yang keluar dari mulut beliau hanyalah ucapan permintaan maaf dengan wajah penuh penyesalan.
  • Kalau Anda sudah bisa memaafkan, maafkanlah beliau, jika belum, ulangi lagi proses di atas
  • Sebelum membuat beliau imajiner ini hilang dari imajinasi Anda, Anda bisa mengingat kebaikan apapun yang barangkali pernah beliau lakukan terhadap Anda, lalu ucapkan terima kasih dan izinkan beliau imajiner hilang, berlalu dari hadapan Anda

Gimana? Simple sekali kan? Prosesnya sangat sederhana. Kuncinya adalah seberapa serius Anda ingin melepaskan beban emosional dari diri Anda. Kuncinya adalah seberapa serius Anda mempelajari uraian di atas dan sesering mungkin mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami dari Hipnoterapi Jogja mengucapkan selamat mempraktikkan, semoga dengan terapi pemaafan ini akan menjadikan Anda semakin tentram dan bahagia.